I have never done anything. I have never achieved anything. I have never lived up to my full potential. I have never pursued anything so madly. I have never proved anything. I have never made anyone proud. Hell, I haven't even made my own self proud. I have never flown in my career. I have never aced my studies. I have never succeeded in everything that I do. I have never finished writing anything I've ever started. I have never published a book. I have never announced my name to the whole world. I have never gone anywhere. I have never worked anywhere.
Damn. What the hell am I going to do with my life?
Yes. I do feel the same. I do regret the same. I do fight for the same.. We're all fight for the same. Nice to know we're sharing the same feeling. =)
wrong way for background check. these are valuable trashes exchangable with anyone who wants information about anything written in here. don't rush, research some more!
Monday, April 6, 2009
Sunday, January 4, 2009
Perjalanan PALAXSA 2008: Gunung Kerinci (3805 mdpl)
I never thought that we’re gonna reach this mountain’s peak in this hike. Kenapa? Karena saya bersama 4 anak2 baru yang jalannya kaya ulat bulu semua, ditambah lagi ini musim hujan, nyet! Maenannya badai!! But we did it. Bner2 ga disangka2. Ini yang saya adore dari naik gunung: setiap perjalanan ngebawa kita ke pengertian yang baru, level yang baru dari kedewasaan. Cieh!! Hahaha. Ga segitunya sih, tapi emang iya kok kalo dipikir2. Hahahaha. Seperti biasa, here is the complete report:
Destination: Mt. Kerinci.
Height: 3805 mdpl.
Location: Kerinci Residence, Jambi Province.
Team members: Bpk. Ekaristiana (call him Papa). Ari (a.k.a. mas2 koperasi). Margaretha Quina (Plx. XVI). Mutiara Andhika (Plx. XVII). Antonius Budi Susilo (Plx. XVIII). Leni (Plx. XVIII). Derry. JK. Wira. Hana (Plx. XIX)
27.12.2008
Ngumpul di sekolah jam 8. Ada monic, jojo, oos, errr entah siapa lagi yang ikut nganterin. Nice to see those old faces. Berangkat dari Palembang sekitar jam 10, sempet ada masalah karena bus yang ngangkut kami ke jambi ternyata ga cukup. Untung Pak Eka sang kepala suku lihai berimprovisasi. Dengan gagah berani beliau mengorbankan diri naek bus berikutnya bersama carrier2 kami yang bagong2. Perjalanan ke jambi sekitar 6 jam, pemandangan darat yang ada yah kayak biasa. Nyampe jambi, kita makan baso sambil nunggu Pak Eka. Jam setengah lima Pak Eka nyampe, nego dikit sama tukang travel. Cabut ke pool travelnya dulu. Ketemu masalah baru, ternyata ga ada yang bawa kamera. Lagi2 improvisasi berlebihan. Secara spontan, anak2 langsung ceka2 seratus ribu seorang buat beli digicam. Dan dalam beberapa menit, terbelilah kamera baru untuk palaxsa, Sony seharga 1,5 juta rupiah!! Untuk sementara masalah kamera teratasi meskipun nantinya akan menimbulkan masalah baru. Sekitar jam 7, kami memulai lagi perjalanan dari Jambi ke Sungai Penuh (ini nama sungai) which is gonna take 12 hours...
Discovery of the day:
1. Anak2 XIX makannya kaya orang gila semua!! Di jalan palembang-jambi makan di resto padang. Trus sampe jambi makan baso lagi. Dalam perjalanan jambi-sungai penuh makan sampe 3x!! Oh.my.gosh.what.on.earth.did.you.create?!?!
2. Ternyata royalitas peserta hiking kali ini agak berlebihan. Ga ada yang ragu2 waktu pak eka ngajakin ceka2 beli kamera. Kalo saya sekretarisnya, begitu sampe sekolah, draft proposal kamera bakal udah siap dilayangkan.
3. Sopir travelnya gila.
28.12.2008
Setelah semalaman terguncang2 menghadapi lika-liku jalan yang ekstrim dikombinasikan dengan sopir yang sinting, akhirnya kami sampai di Sungai Penuh (inga2, ini nama sungai) entah jam berapa di pagi2 buta. Anak2 XIX dengan dahsyatnya langsung makan lagi, sementara saya memilih untuk eek saja. Tetapi perjalanan belum berakhir, masih ada sekitar satu jam harus kami lewati untuk sampai ke kaki gunung kerinci. Beruntung banyak pemandangan yang oke punya. Entah kenapa, angkot kali ini ga berenti muter lagu2 yang oke, jadi perjalanan asooy geboy. Sampe homestay, kami siap2 masing2, saya meletakkan program ganti beha dan sempak pada prioritas utama, sementara JK sibuk mencari cincinnya yang tercebur kloset. Sekitar jam 10, kami mulai jalan kaki ke pintu rimba, sekedar buat adaptasi. Jam 12an kami baru sampe pintu rimba. Mulai dari post II ke shelter 1, sepanjang jalan hujan. Jam 7an baru sampe Shelter I. Trus kami (senior only, kids didn’t help) buka tenda dan masak2. It was so cold and sooo dark. Untung banget kami dibantu pendaki lain. Sayang banget, ada satu hal yang bikin kami berprasangka. Kompor gas kami raib entah kemana.
The tracks: Pintu rimba >> Post I >> Post II >> Post III >> Shelter 1. Jalan dari pintu rimba ke post I landai banget. Masih banyak pohon2 yang gedeee banget, yang dipeluk 5 orang masih ga kepeluk, bahkan masih ada pohon pisang. Jalannya enak deh, masih kayak di hutan wisata. Dari post I ke post II mulai banyak rumah marsupilami. Pohon gede masih banyak. Tapi udah mulai kerasa the real jungle. Dari post II ke post III, pohon yang gede2 banget udah mulai ga ada. Di sini kedengeran banget suara sungai, trus suara anginnya kuenceng. Tangga2 akar mulai lumayan banyak. Dari Post III ke Shelter 1 sebenernya relatif landai. Beberapa kali mesti ngelewatin pohon tumbang. Tangga2 akar makin banyak, tapi ga terlalu tinggi meskipun lumayan buat bikin kaki cape. Total jarak dari pintu rimba ke shelter 1 itu 7 km. Kalo kecepatan normal, sekitar 3 jam udah nyampe. Tapi dengan kecepatan ulat bulu, kami baru nyampe setelah sekitar 6 jam.
Discovery of the day:
1. Someone is stinky and it’s not me.
2. Budi cupu sekali.
3. Ada burung yang berbunyi kayak sandi morse dan saya bner2 mikir bahwa itu sandi morse dari seseorang!!
4. Those kids are really really childish. Annoying somehow. Bner2 belajar sabar lah ngadepin mereka. Mulutnya nggak berenti ngeluh. Jalannya kayak ulat bulu. Manja. Bentar2 istirahat. Ngga ada inisiatif ataupun rasa nggak enak. I do swear, sulit banget jalan lambet2 di belakang mereka. We tried once but we give up soon.
29.12.2008
Setelah ngecamp satu malam di shelter 1, kami ngelanjutin perjalanan ke shelter 2. Pak Eka ngerubah strategi, jadi anak2 ditaroh depan. Selama di jalan, mereka udah agak lebih lumayan, paling nggak istirahatnya ga sebanyak kemaren. Makannya juga ga sebanyak kemaren. Di tengah perjalanan, mas ari sama muti nyalip anak2, sementara saya sama budi sekuat tenaga berusaha tetep nurut jalan di belakang anak2. Perjalanan hari ini bner2 kerasa lebih enak dibandingin perjalanan kemaren. Sekitar jam 3, kita sampe di shelter 2, ngecamp, masak, ngambil air. Kayak kemaren, saya satu tenda sama muti, budi, sama ari. Sementara anak2 setenda dengan Pak Eka dan Leni.
The tracks: Shelter 1 – Shelter 2. Lebih berat. Sepanjang jalan penuh dengan tangga akar. Mulai banyak tangga akar yang tinggi2 banget. Sebelah kiri jurang. Di tengah jalan bahkan ada pohon tumbang bertumpuk2 yang ngelewatinnya mesti hati2 banget. Banyak terowongan, yang saya itung ada 7. Banyak taneman berduri, jadi hati2 ya kalo cari pegangan! Banyak medan terjal yang panjang2 juga, sabar2 aja ngelewatinya. Jarak Shelter 1-2 sebenernya ga jauh, mungkin setengahnya pintu rimba-shelter 1. Kalo normal, dua setengah sampe tiga jam mungkin nyampe. Tapi kami makan waktu dari jam 10 sampe jam 3 alias 5 jam.
Discovery of the day:
1. Orang kubu ternyata kocak banget!!! Jadi di malam ini, tenda saya, muti, budi, dan ari disambangi dua orang pendaki lokal yang kami curigai mencuri kompor kami. Mereka ini cerita2 tentang suku kubu, yang complete storynya kayaknya mesti dibikin postingan sendiri. Pokoknya kocak!! Just wait and see!
2. Entah kenapa saya ngerasa anak2 terlalu banyak dimarahin. Ada hal2 yang menurut saya ga penting buat dipermasalahkan, tapi digede2in…
3. Kami adalah babu. We serve the kids. Pak Eka adalah kepala babu. He carry the heaviest, walk the last. Yep, dalam perjalanan kali ini, saya bner2 ga mengharapkan apa2. Ngarep muncak pun nggak. I just want them to realize that we try to make them better by giving the example of what should they do, then when they walk without us, they’ll be able to do what I did.
30.12.2008
Mestinya hari ini kami muncak, tapi cuaca bner2 ga bersahabat sedari subuh. Jadi subuh2 kami bangun, makan, trus tidur lagi. Pagi2 masak lagi. Agak siangan kami bosan. Datanglah Mangkanya ngajakin kami jalan2. Jalan2lah saya, budi, muti, dan ari ke shelter 3, meninggalkan anak2 di dalam tenda. Lumayan seru.
Discovery of the day:
1. Shelter tiga punya sumber air yang luar biasa cantik. Dari shelter 3, saya dan budi sempet diajakin Mangkanya jalan2 lebih jauh. Dianya mau nyari edelweiss. Emang sulit banget jalan ke sananya. Sayang banget saya dan budi ga bawa kamera. But someday we gotta get a pict right there! Buat yang punya waktu senggang, liat deh sumber air shelter 3!!
2. Sometimes in mountain people don’t behave in usual behaviour. Tanpa rasa bersalah, malam2 Mangkanya mendatangi tenda kami yang passss untuk 4 orang (dan emang udah terisi penuh 4 orang), tidur dengan tenang meskipun udah diusir2, bahkan merebut sleeping bag yang seharusnya menaungi saya dan budi untuk dia pake sendiri. Alhasil budi kedinginan sampe pagi.
3. Jangan tako’an!! Yeah secara gunung dingin yah, trus lembeb, trus becyek, jadi tangan saya saya masukin terus ke dalam jaket (bukan di dalem lengan atopun kantong jaket, tapi bner2 di dalem jaket yang tertutup rapat). Alhasil saya jatuh tepat di samping kantong sampah, meringsek ke dalam semak belukar di tempat yang seharusnya orang terbodoh pun ga bakalan jatuh. Maluuu diketawain smua orang di shelter.
31.12.2008
Pagi2 ada bintang. Terbakarlah semangat Pak Eka. Saya masih tetep pesimis bakal muncak. Eh ternyata bneran muncak!! Perkembangan anak2 menurut saya udah sangat lumayan. Cuma satu yang kurang. Mereka manja banget. Ngerasa jadi tamu. Seumur2 saya naek gunung, yang namanya anak2 baru itu selalu nyari2 kerjaan, tapi mereka yang ada malah ngehindari kerjaan. Begitu buka tenda, masuk, ngedem di dalem ngoceh banyaaak banget. Kalo laper minta makan, kalo disuruh protes dulu. Lucu sih kadang, bner2 kayak ngurus anak. Mereka bner2 polos. Bner2 anak2. But somehow this journey doesn’t mean to make them keep behave that way. Oh yeah, kami nyampe puncak semata2 karena beruntung hari itu cerah banget. Dan Pak Eka bner2 oke banget, dia dengan sabar jalan di belakang anak2, sementara saya ditaroh di depan (lucky for me i don’t have to wait for those turtles). FYI, buat jalan di belakang, dibutuhkan kedewasaan dan kesabaran dan pengabdian yang tinggi. Sementara jalan di depan, you just need enough power.
The tracks: Shelter 2 >> Shelter 3 >> Patok 1.2.3.4. >> Batu Gantung >> Tugu Yudha >> Puncaaaaaaak!!!! Kinda long, right??! Dan treknya SULIT MAMPUS!!! Dari shelter 2 ke 3 aja udah pada terjal2 banget, banyak yang mesti manjat2. Perjalanan normal sekitar setengah jam lebih. Dari shelter tiga jalan terus ngelewatin tanah agak gundul yang masih ada sesemakan dikit2. Tanahnya udah mulai pasir2 kasar. Sampe patok 2 udah bner2 gundul, dan perjalanan ke Batu Gantung kerasa panjang dan sulit. Anginnya kencenggggg banget, dan pijakan kami mudah longsor. Mesti hati2 banget jangan sampe ngelongsorin batu, karena kalo longsor bisa ngenain yang di bawah. Sampe Batu Gantung sempet berlindung bentar karena anginnya mendadak kenceng banget.
Discovery of the Day:
1. Sometimes when you just walk, walk, and walk without expecting anything, your destination is suddenly in front of you. Dalam hidup gitu juga kan?
2. Orang yang paling kuat justru adalah yang mampu berjalan paling belakang, seseorang yang punya kekuatan untuk menghadapi dan menguatkan orang2 terlemah.
3. Perubahan cuaca di gunung ekstrim, nyet!! Dari cerah tiba2 badai, badai tiba2 cerah lagi. Hati2 aja di tempat gundul. Kita bisa jatuh kapan aja gara2 terpaan angin.
01.12.2008
HAPPY NEW YEAR!! Guess what I did to begin this beautiful new year?!? Hiding inside my tent!! Di luar badai nyet. Hahahaha. Jam 12 teng, alarm saya bunyi. Cuma saya dan budi yang bangun, sementara muti dan ari tetep tidur. Anak2 laen ga satupun bangun. Jadilah kita berdua bercengkrama, ngereview 2008 yang begitu berwarna. And this 2009 I’m sure is going to be his. Nah, back to the journey, hari ini kita turun. Perjalanan turun kerasa cepet. Trek yang dilewatin ya trek yang kemaren. Di jalan, budi dan ari sempet manas gara2 tingkah wira yang ga bisa jaga mulut dan lelet mampus. Sementara saya di awal perjalanan sempet bete abis gara2 trek yang basah, becek, dan carrier yang berat banget. Untung JK berhasil saya rayu buat ngebawain carrier saya, sehingga saya akhirnya turun dengan lega setelah tukeran carrier dengan JK. Rasanya legaaaa banget pas ngelepas tuh carrier. Thx a bunch to JK!!
Discovery of the day:
1. Ternyata kami belom bisa sabar!! Hahahaha.
2. Keluar hutan itu enak banget. That’s why I love this kind of recreation!! Berada di utan beberapa hari itu enak sekaligus nggak enak. Kita ngerasain hidup yang bner2 seadanya, minim, mungkin buat beberapa orang ga ada enak2nya, tapi penuh kehangatan. Dan begitu keluar hutan, kerasa banget bahwa ada banyak hal yang mesti disyukuri dengan segala kemudahan duniawi yang kita punya sehari2.
02.12.2008
P.U.L.A.N.G.!!!
Anyway, God, I thank you for giving me this chance to be someone able to enjoy this kind of adventure. Happy New Year.
Destination: Mt. Kerinci.
Height: 3805 mdpl.
Location: Kerinci Residence, Jambi Province.
Team members: Bpk. Ekaristiana (call him Papa). Ari (a.k.a. mas2 koperasi). Margaretha Quina (Plx. XVI). Mutiara Andhika (Plx. XVII). Antonius Budi Susilo (Plx. XVIII). Leni (Plx. XVIII). Derry. JK. Wira. Hana (Plx. XIX)
27.12.2008
Ngumpul di sekolah jam 8. Ada monic, jojo, oos, errr entah siapa lagi yang ikut nganterin. Nice to see those old faces. Berangkat dari Palembang sekitar jam 10, sempet ada masalah karena bus yang ngangkut kami ke jambi ternyata ga cukup. Untung Pak Eka sang kepala suku lihai berimprovisasi. Dengan gagah berani beliau mengorbankan diri naek bus berikutnya bersama carrier2 kami yang bagong2. Perjalanan ke jambi sekitar 6 jam, pemandangan darat yang ada yah kayak biasa. Nyampe jambi, kita makan baso sambil nunggu Pak Eka. Jam setengah lima Pak Eka nyampe, nego dikit sama tukang travel. Cabut ke pool travelnya dulu. Ketemu masalah baru, ternyata ga ada yang bawa kamera. Lagi2 improvisasi berlebihan. Secara spontan, anak2 langsung ceka2 seratus ribu seorang buat beli digicam. Dan dalam beberapa menit, terbelilah kamera baru untuk palaxsa, Sony seharga 1,5 juta rupiah!! Untuk sementara masalah kamera teratasi meskipun nantinya akan menimbulkan masalah baru. Sekitar jam 7, kami memulai lagi perjalanan dari Jambi ke Sungai Penuh (ini nama sungai) which is gonna take 12 hours...
Discovery of the day:
1. Anak2 XIX makannya kaya orang gila semua!! Di jalan palembang-jambi makan di resto padang. Trus sampe jambi makan baso lagi. Dalam perjalanan jambi-sungai penuh makan sampe 3x!! Oh.my.gosh.what.on.earth.did.you.create?!?!
2. Ternyata royalitas peserta hiking kali ini agak berlebihan. Ga ada yang ragu2 waktu pak eka ngajakin ceka2 beli kamera. Kalo saya sekretarisnya, begitu sampe sekolah, draft proposal kamera bakal udah siap dilayangkan.
3. Sopir travelnya gila.
28.12.2008
Setelah semalaman terguncang2 menghadapi lika-liku jalan yang ekstrim dikombinasikan dengan sopir yang sinting, akhirnya kami sampai di Sungai Penuh (inga2, ini nama sungai) entah jam berapa di pagi2 buta. Anak2 XIX dengan dahsyatnya langsung makan lagi, sementara saya memilih untuk eek saja. Tetapi perjalanan belum berakhir, masih ada sekitar satu jam harus kami lewati untuk sampai ke kaki gunung kerinci. Beruntung banyak pemandangan yang oke punya. Entah kenapa, angkot kali ini ga berenti muter lagu2 yang oke, jadi perjalanan asooy geboy. Sampe homestay, kami siap2 masing2, saya meletakkan program ganti beha dan sempak pada prioritas utama, sementara JK sibuk mencari cincinnya yang tercebur kloset. Sekitar jam 10, kami mulai jalan kaki ke pintu rimba, sekedar buat adaptasi. Jam 12an kami baru sampe pintu rimba. Mulai dari post II ke shelter 1, sepanjang jalan hujan. Jam 7an baru sampe Shelter I. Trus kami (senior only, kids didn’t help) buka tenda dan masak2. It was so cold and sooo dark. Untung banget kami dibantu pendaki lain. Sayang banget, ada satu hal yang bikin kami berprasangka. Kompor gas kami raib entah kemana.
The tracks: Pintu rimba >> Post I >> Post II >> Post III >> Shelter 1. Jalan dari pintu rimba ke post I landai banget. Masih banyak pohon2 yang gedeee banget, yang dipeluk 5 orang masih ga kepeluk, bahkan masih ada pohon pisang. Jalannya enak deh, masih kayak di hutan wisata. Dari post I ke post II mulai banyak rumah marsupilami. Pohon gede masih banyak. Tapi udah mulai kerasa the real jungle. Dari post II ke post III, pohon yang gede2 banget udah mulai ga ada. Di sini kedengeran banget suara sungai, trus suara anginnya kuenceng. Tangga2 akar mulai lumayan banyak. Dari Post III ke Shelter 1 sebenernya relatif landai. Beberapa kali mesti ngelewatin pohon tumbang. Tangga2 akar makin banyak, tapi ga terlalu tinggi meskipun lumayan buat bikin kaki cape. Total jarak dari pintu rimba ke shelter 1 itu 7 km. Kalo kecepatan normal, sekitar 3 jam udah nyampe. Tapi dengan kecepatan ulat bulu, kami baru nyampe setelah sekitar 6 jam.
Discovery of the day:
1. Someone is stinky and it’s not me.
2. Budi cupu sekali.
3. Ada burung yang berbunyi kayak sandi morse dan saya bner2 mikir bahwa itu sandi morse dari seseorang!!
4. Those kids are really really childish. Annoying somehow. Bner2 belajar sabar lah ngadepin mereka. Mulutnya nggak berenti ngeluh. Jalannya kayak ulat bulu. Manja. Bentar2 istirahat. Ngga ada inisiatif ataupun rasa nggak enak. I do swear, sulit banget jalan lambet2 di belakang mereka. We tried once but we give up soon.
29.12.2008
Setelah ngecamp satu malam di shelter 1, kami ngelanjutin perjalanan ke shelter 2. Pak Eka ngerubah strategi, jadi anak2 ditaroh depan. Selama di jalan, mereka udah agak lebih lumayan, paling nggak istirahatnya ga sebanyak kemaren. Makannya juga ga sebanyak kemaren. Di tengah perjalanan, mas ari sama muti nyalip anak2, sementara saya sama budi sekuat tenaga berusaha tetep nurut jalan di belakang anak2. Perjalanan hari ini bner2 kerasa lebih enak dibandingin perjalanan kemaren. Sekitar jam 3, kita sampe di shelter 2, ngecamp, masak, ngambil air. Kayak kemaren, saya satu tenda sama muti, budi, sama ari. Sementara anak2 setenda dengan Pak Eka dan Leni.
The tracks: Shelter 1 – Shelter 2. Lebih berat. Sepanjang jalan penuh dengan tangga akar. Mulai banyak tangga akar yang tinggi2 banget. Sebelah kiri jurang. Di tengah jalan bahkan ada pohon tumbang bertumpuk2 yang ngelewatinnya mesti hati2 banget. Banyak terowongan, yang saya itung ada 7. Banyak taneman berduri, jadi hati2 ya kalo cari pegangan! Banyak medan terjal yang panjang2 juga, sabar2 aja ngelewatinya. Jarak Shelter 1-2 sebenernya ga jauh, mungkin setengahnya pintu rimba-shelter 1. Kalo normal, dua setengah sampe tiga jam mungkin nyampe. Tapi kami makan waktu dari jam 10 sampe jam 3 alias 5 jam.
Discovery of the day:
1. Orang kubu ternyata kocak banget!!! Jadi di malam ini, tenda saya, muti, budi, dan ari disambangi dua orang pendaki lokal yang kami curigai mencuri kompor kami. Mereka ini cerita2 tentang suku kubu, yang complete storynya kayaknya mesti dibikin postingan sendiri. Pokoknya kocak!! Just wait and see!
2. Entah kenapa saya ngerasa anak2 terlalu banyak dimarahin. Ada hal2 yang menurut saya ga penting buat dipermasalahkan, tapi digede2in…
3. Kami adalah babu. We serve the kids. Pak Eka adalah kepala babu. He carry the heaviest, walk the last. Yep, dalam perjalanan kali ini, saya bner2 ga mengharapkan apa2. Ngarep muncak pun nggak. I just want them to realize that we try to make them better by giving the example of what should they do, then when they walk without us, they’ll be able to do what I did.
30.12.2008
Mestinya hari ini kami muncak, tapi cuaca bner2 ga bersahabat sedari subuh. Jadi subuh2 kami bangun, makan, trus tidur lagi. Pagi2 masak lagi. Agak siangan kami bosan. Datanglah Mangkanya ngajakin kami jalan2. Jalan2lah saya, budi, muti, dan ari ke shelter 3, meninggalkan anak2 di dalam tenda. Lumayan seru.
Discovery of the day:
1. Shelter tiga punya sumber air yang luar biasa cantik. Dari shelter 3, saya dan budi sempet diajakin Mangkanya jalan2 lebih jauh. Dianya mau nyari edelweiss. Emang sulit banget jalan ke sananya. Sayang banget saya dan budi ga bawa kamera. But someday we gotta get a pict right there! Buat yang punya waktu senggang, liat deh sumber air shelter 3!!
2. Sometimes in mountain people don’t behave in usual behaviour. Tanpa rasa bersalah, malam2 Mangkanya mendatangi tenda kami yang passss untuk 4 orang (dan emang udah terisi penuh 4 orang), tidur dengan tenang meskipun udah diusir2, bahkan merebut sleeping bag yang seharusnya menaungi saya dan budi untuk dia pake sendiri. Alhasil budi kedinginan sampe pagi.
3. Jangan tako’an!! Yeah secara gunung dingin yah, trus lembeb, trus becyek, jadi tangan saya saya masukin terus ke dalam jaket (bukan di dalem lengan atopun kantong jaket, tapi bner2 di dalem jaket yang tertutup rapat). Alhasil saya jatuh tepat di samping kantong sampah, meringsek ke dalam semak belukar di tempat yang seharusnya orang terbodoh pun ga bakalan jatuh. Maluuu diketawain smua orang di shelter.
31.12.2008
Pagi2 ada bintang. Terbakarlah semangat Pak Eka. Saya masih tetep pesimis bakal muncak. Eh ternyata bneran muncak!! Perkembangan anak2 menurut saya udah sangat lumayan. Cuma satu yang kurang. Mereka manja banget. Ngerasa jadi tamu. Seumur2 saya naek gunung, yang namanya anak2 baru itu selalu nyari2 kerjaan, tapi mereka yang ada malah ngehindari kerjaan. Begitu buka tenda, masuk, ngedem di dalem ngoceh banyaaak banget. Kalo laper minta makan, kalo disuruh protes dulu. Lucu sih kadang, bner2 kayak ngurus anak. Mereka bner2 polos. Bner2 anak2. But somehow this journey doesn’t mean to make them keep behave that way. Oh yeah, kami nyampe puncak semata2 karena beruntung hari itu cerah banget. Dan Pak Eka bner2 oke banget, dia dengan sabar jalan di belakang anak2, sementara saya ditaroh di depan (lucky for me i don’t have to wait for those turtles). FYI, buat jalan di belakang, dibutuhkan kedewasaan dan kesabaran dan pengabdian yang tinggi. Sementara jalan di depan, you just need enough power.
The tracks: Shelter 2 >> Shelter 3 >> Patok 1.2.3.4. >> Batu Gantung >> Tugu Yudha >> Puncaaaaaaak!!!! Kinda long, right??! Dan treknya SULIT MAMPUS!!! Dari shelter 2 ke 3 aja udah pada terjal2 banget, banyak yang mesti manjat2. Perjalanan normal sekitar setengah jam lebih. Dari shelter tiga jalan terus ngelewatin tanah agak gundul yang masih ada sesemakan dikit2. Tanahnya udah mulai pasir2 kasar. Sampe patok 2 udah bner2 gundul, dan perjalanan ke Batu Gantung kerasa panjang dan sulit. Anginnya kencenggggg banget, dan pijakan kami mudah longsor. Mesti hati2 banget jangan sampe ngelongsorin batu, karena kalo longsor bisa ngenain yang di bawah. Sampe Batu Gantung sempet berlindung bentar karena anginnya mendadak kenceng banget.
Discovery of the Day:
1. Sometimes when you just walk, walk, and walk without expecting anything, your destination is suddenly in front of you. Dalam hidup gitu juga kan?
2. Orang yang paling kuat justru adalah yang mampu berjalan paling belakang, seseorang yang punya kekuatan untuk menghadapi dan menguatkan orang2 terlemah.
3. Perubahan cuaca di gunung ekstrim, nyet!! Dari cerah tiba2 badai, badai tiba2 cerah lagi. Hati2 aja di tempat gundul. Kita bisa jatuh kapan aja gara2 terpaan angin.
01.12.2008
HAPPY NEW YEAR!! Guess what I did to begin this beautiful new year?!? Hiding inside my tent!! Di luar badai nyet. Hahahaha. Jam 12 teng, alarm saya bunyi. Cuma saya dan budi yang bangun, sementara muti dan ari tetep tidur. Anak2 laen ga satupun bangun. Jadilah kita berdua bercengkrama, ngereview 2008 yang begitu berwarna. And this 2009 I’m sure is going to be his. Nah, back to the journey, hari ini kita turun. Perjalanan turun kerasa cepet. Trek yang dilewatin ya trek yang kemaren. Di jalan, budi dan ari sempet manas gara2 tingkah wira yang ga bisa jaga mulut dan lelet mampus. Sementara saya di awal perjalanan sempet bete abis gara2 trek yang basah, becek, dan carrier yang berat banget. Untung JK berhasil saya rayu buat ngebawain carrier saya, sehingga saya akhirnya turun dengan lega setelah tukeran carrier dengan JK. Rasanya legaaaa banget pas ngelepas tuh carrier. Thx a bunch to JK!!
Discovery of the day:
1. Ternyata kami belom bisa sabar!! Hahahaha.
2. Keluar hutan itu enak banget. That’s why I love this kind of recreation!! Berada di utan beberapa hari itu enak sekaligus nggak enak. Kita ngerasain hidup yang bner2 seadanya, minim, mungkin buat beberapa orang ga ada enak2nya, tapi penuh kehangatan. Dan begitu keluar hutan, kerasa banget bahwa ada banyak hal yang mesti disyukuri dengan segala kemudahan duniawi yang kita punya sehari2.
02.12.2008
P.U.L.A.N.G.!!!
Anyway, God, I thank you for giving me this chance to be someone able to enjoy this kind of adventure. Happy New Year.
Friday, November 21, 2008
tentang dia
LAMA MENGHILANG, DAKU PUN KEMBALI (kagak tau kembalinya bentar apa kagak yaaa)
hahahah.
gara2 si febrina nih dan beberapa request dari orang lain saya jadi tergerak buat ngapdetin blog. tapi mau ngapdet apa ya. bingung karena g ada yang mau diceritain. it's been too hectic here and i just feel the things aren't that interesting. hahahaha. tapi ada beberapa update nih. pertama, saya udah ada LAKI BARU!!! ahaha. not really the loved one. in progress to be the loved-one, possibly. hahaha. dia katolik, udah kerja, pinter, gaul, dan tajir. sebagai anak palembang yang mainnya ke gunung dan jalan2 pake angkot, jelas saya ngerasa kebanting *TEMAN2 AYO SEMANGATI SAYA!!! HAHAHAHAH!!* anyway saya kangen nulis nih. apakah ada yang ngerasa bahwa di masa kuliah ini banyak waktu yang tiba2 hilang??!! I DO!! entah kemana perginya si waktu yang centil ini. tapi ini baru kuliah, beibi.. liat kalo ntar udah kerja kayak cakra. busyeeeet dari pagi sampe malem. kalo meminjam istilah dia, TAK ADA KEHIDUPAN!! hahahaha. hidupnya cuma pas lagi makan doang. cup cup cup cup cupppp.. so to anyone wasting his time badly, come now fix it!! kita bisa!! hmmm ada lagi. i think HE is a god's gift for me, to press me silently so i HAVE TO be good in this faculty. karena kalo saya bertindak kacau, nama saya di fh taruhannya. yes, he's that big!! menyandang nama dia itu BERAT. sialan ah. hmmmm segitu dulu saja. ntar kita bercuap2 lagi. hahaha. wish he'll never find this writings!! hahahaha!!
hahahah.
gara2 si febrina nih dan beberapa request dari orang lain saya jadi tergerak buat ngapdetin blog. tapi mau ngapdet apa ya. bingung karena g ada yang mau diceritain. it's been too hectic here and i just feel the things aren't that interesting. hahahaha. tapi ada beberapa update nih. pertama, saya udah ada LAKI BARU!!! ahaha. not really the loved one. in progress to be the loved-one, possibly. hahaha. dia katolik, udah kerja, pinter, gaul, dan tajir. sebagai anak palembang yang mainnya ke gunung dan jalan2 pake angkot, jelas saya ngerasa kebanting *TEMAN2 AYO SEMANGATI SAYA!!! HAHAHAHAH!!* anyway saya kangen nulis nih. apakah ada yang ngerasa bahwa di masa kuliah ini banyak waktu yang tiba2 hilang??!! I DO!! entah kemana perginya si waktu yang centil ini. tapi ini baru kuliah, beibi.. liat kalo ntar udah kerja kayak cakra. busyeeeet dari pagi sampe malem. kalo meminjam istilah dia, TAK ADA KEHIDUPAN!! hahahaha. hidupnya cuma pas lagi makan doang. cup cup cup cup cupppp.. so to anyone wasting his time badly, come now fix it!! kita bisa!! hmmm ada lagi. i think HE is a god's gift for me, to press me silently so i HAVE TO be good in this faculty. karena kalo saya bertindak kacau, nama saya di fh taruhannya. yes, he's that big!! menyandang nama dia itu BERAT. sialan ah. hmmmm segitu dulu saja. ntar kita bercuap2 lagi. hahaha. wish he'll never find this writings!! hahahaha!!
Tuesday, August 12, 2008
Ouke. Pengumuman, teman2, sekarang saya ANAK DEPOK! Sah terhitung tanggal 7 Agustus 2008, dengan tempat tinggal semi permanent di Kosan Pangestu, Jl. Salak, Barel.
06. 08. 2008
Goodbye2 palembang tercinta. Dianter ke pool lorena oleh papa sama kliennya para nelayan sungsang. Karena papa mau sidang, jadi ga dadah2an lama2. Saya didrop lalu ditinggal. Sial. Haha. Ga lama mem tiba. Naeklah kami ke bus. Jam setengah tigaan busnya berangkat. Mem duduk sama ibunya. Saya duduk sendirian di depan mereka. Di sebelah saya seorang laki2. Basa basi lah.
Quina: Mau ke mana?
Dy: Depok.
Quina: Oh sama!
Dy: Kuliah di depok ya?
Quina: Iya.
Dy: Di mana?
Quina: UI.
Dy: Oh sama! Fakultas apa?
Quina: Hukum. Kakak?
Dy: *ekspresi sebel* SAMA.
WAW. Sungguh kebetulan yang menyenangkan. Betapa beruntungnya saya. Nah ternyata kebetulan2 laennya masih panjang. Pacarnya dia ini satu kosan sama saya. Dan banyak yang bilang mirip dengan MEM!! Hahahaha! Siang2 saya ngabisin waktu ngeliatin pemandangan sama ngoceh2 dikit sama kenalan baru ini dan sama mem. Oya ibunya mem bawa bekal duku dan babi panggang. Ohmaigod itu babi enak banget! INOVATIF tuh mama mama! Nah trus malemnya saya sama mem nyanyi2. Dan kita secara ga sengaja nyanyiin lagu2nya sherina. Sampe deh ke “Lihatlah lebih dekat”. Nih..
Hatiku sedih. Hatiku gundah.
Ohhh sialll lagu itu sungguh menggambarkan KAMI!! See, friends?? Itu KITA!! Nangis deh si mem. Saya maw nangis juga. Tapi tengsin. Yaudahlah. Hahah. Mmh ada lagi. Sopir bus kami ugal2an. Tapi cepet. Bagus dah. Selanjutnya tidurrr.
07. 08. 2008
Sampe di Lebak Bulus sekitar jam 8. Naek taksi ke Pangestu, bareng mem dan ibunya. Bawaan mem buanyaaaak banget! Bawaan saya Cuma dua tentengan. Sampe Pangestu, kamar pun saya buka. Taraaaaa!! PARAH!!! Ini kamar kayak abis ditinggal sepuluh taun. Banyak sarang laba2. Debu tebel banget. Ada cicak segede tokek sama taik2nya. Di kasur ada bangke kecoa sama ee’ cecak. Ventilasi berdebu banget. Wece ga layak pake. Bak kotor. Telor rayap merajalela. Terus, BAU!! Bau barang lama gitu. Grrh. Sampe idung saya langsung gatel2 begitu masuk tuh kamar. Nah ada lagi yang parah. Lampunya LIMA WATT! Arrrrgh sungguh remang2 tuh kamar sialan. Dan mulailah saya bekerja. Ngepel. Ngelap. Ngegeser-geser. Nyapu. Mretelin gorden buat dicuci. MWAAAGGH kelar kerja keras hasilnya hampir ga keliatan! Cuma keliatan lebih layak doang. Yasudah. Tunggu diisi barang2 lah. Jam sebelasan pergilah kami ke rumah Mas Kun, sodaranya mem. Maen2 sama baby barunya mas Kun. Jam tigaan cabut ke Margo City. Belanja lah. Sedih banget tuh saya belanja. Mem kan belanja bareng ibunya tuh. Saya sendirian! Hahaha! Dari pagi saya juga beres2 kamar sendirian! Padahal biasanya kalo belanja sama ibu bapa. Jadi pas belanja sambil agak sedih2 gitu deh. Mana saya mikirin duid orangtua, jadi belanjanya pelit2. Hahaha! Kelar belanja, balik ke kosan. Uti nginep. Nah lumayan keadaan kosan abis dikasih barang2 peradaban. Jadi beradab, meskipun masih dihina mem: “Ini quin hasil gawe kau dari pagi?!” WAT DE HELL.
08. 08. 2008
It’s mem’s momma birthday!! Siang2, kita cabut ke samsung center, ngebenerin hape mem. Kayaknya saya agak bermasalah dalem perspektif soal jarak. Kasian maminya si mem jalan kaki dari pangestu sampe detos lewat lagi. Lima puluh satu taon nyeng. Gara2 saya ngasih info yang ga sesuai bahwa detos itu deket. (emang deket kok buat saya weeek!). Kelar dari samsung center kita detos, ngelengkapin belanjaan sekalian nyari baju ospek. Ga lama uti nyusul. Lumayan. Balik balik udah agak malem. Makan bubur deh. Eh ketemu si abang yang duduk bareng saya di bus. Terus balik ke kosan. Saya sendirian. Ga bisa tidur. Takut. Nelpon budi kecil dah. Jam tiga akhirnya tertidur dengan rosario di tangan. Ckckck.
09. 08. 2008
Latian padus. Ini kegiatan pertama dari rangkean kegiatan maba. Masuk jam 8. Absen dulu. Anjing, anak hukum dikit banget yang dateng! Trus ada sambutan dari Pak Dibyo. Menyenangkan nih dosen. Nah mulailah kami bernyanyi. Ngebosenin. Ngantuk. Tapi saya agak terhenyak. Pertama, ANAK2 UI GAMPANG MENGATUR DIRI!! Mereka mau diatur, dan ga banyak tingkah. Ga kayak anak bangau yang pasti ada aja celetukan sama tingkahnya. Anak2 ui cenderung nurut, yah tertib lah. Kedua, ANAK2 UI PINTER NYANYI!! Gimana ngga, kami ini diperkirakan berjumlah tiga ribuan lah, hampir 4ribu barangkali. Waktu bersih kami latian kayaknya paling tiga jam lebih. Dan pada hari pertama, kami udah menghasilkan LIMA LAGU yang SEBELUMNYA GA KAMI KENAL, MANG!! Pertama belajar lagu Genderang UI. Trus Gaudeamus Igitur, Satu Nusa Satu Bangsa, Hymne UI, dan terakhir Keroncong Kemayoran. Semuanya dalam EMPAT SUARA. Yang bikin saya terhenyak adalah anak2 tenor yang berada tepat di depan saya, serta anak2 sopran di mana saya berada. Mereka dengan fasih dan lantang ngebaca not, ngikutin ketukan, nyanyi dengan kompak dan BAGUS!! Sumpah suara sopran yang saya dengar adalah falset, bukan tereak2 sembarangan kayak anak bango! Dan anak2 tenor BISA bernyanyi BAGIANNYA dengan lantang!! Meskipun alto dan bass ga begitu kedengeran, tapi mereka bisa ngikutin!! WE made a harmony!! Senangnya! Tapi ada yang bikin saya agak keki. Anak ui doyan show off! Ga tau nih pede apa mo show off yah, tapi itung2 menghibur juga sih! Kan pak dibyo manggil tuh, “Ada yang artis ga? Hayo yang artis maju!” Dan kita tereak2lah bilang MAISSY!!! (nih anak masih fak. Kedokteran, HEBATNYAAA!). Karena yang dipanggil ga maju2 (mungkin emang ga dateng), pak Dibyo mengganti perintahnya. “Ato yang ngerasa suaranya bagus lah!”. Hahaha. Menggebrak tuh dosen. Dan beibeh, seorang wanita berambut panjang seperti Maissy maju. Kita kirain maissy. Eh ternyata namanya cherry. Wah pede abis nih mbak. Nyanyi dah dia. Lumayan. Trus bermunculan lah anak2 laennya pada mo show off juga. Hahha. Ada satu anak komunikasi yang nyanyi L.O.V.E, menyenangkan lah itu! Trus ada mas2 nyanyi i believe i can fly. Mantep. Bagus! Nah latian padus hari ini ditutup dengan lagu keroncong kemayoran. Sebelom kami nyanyi, choir kecil dari UI ngasih contoh. Nyanyilah mereka dengan Pak Dibyo sebage solis. MAMBAAAANGGG!! KEREN KEREN KEREEEEEEEN!!! Trus kami nyanyi deh. Bagus! Menyenangkan banget tuh lagu. Akhirnya kami pulang dengan hati senang! Tapi perjuangan belom berakhir. Saya mo ke gereja. Papi priyo ternyata lagi mampir di Jakarta. Ke gereja sama2 lah, sekalian si papi ngeliat kosan saya bersama om kelios, tante ganil, dan setan kecil stella. Balik gereja, dijemput kliennya papa: om johan dan tante magda. Kita mau cari makan. Macet parah. Tapi akhirnya dapet juga di suatu tempat. Eh disana ada pesulap. Eh pesulapnya anak UI juga! Nyong. Pulanglah ke kosan. Cape. Mau tidur. Eh digangguin rizki. Telponan lah sampe mampus. Jam dua baru tidur. Apo dak rengko badan...
10. 08. 2008
Latian padus hari ke-2. Seru! Jadi pas baru masuk tuh tiba2 pak Dibyo manggil maba buat nyanyi genderang UI. Yang dipanggil tak terkira lagi. Siapapun bisa kena! Mas2 yang dduk di pojokan, mbak2 yang duduk di tangga, mas2 yang kemaren gagal show off.. hhuah! Nyanyi lah mereka. Hahaha. Ada yang keteteran, ada yang jago. Terus secara ngga terduga lagi, pak Dibyo manggilin anak2 dari daerah. Pertama2 papua, terus ambon, terus maluku. Dan beralih ke sumatera. Terus ke bali. Nusa tenggara. Jogja dan solo. Ahhh sayang palembang ga dipanggil. Padahal saya ngarep banget anak2 palembang dipanggil, biar bisa ketemu anak2 palembang, secara saya belom ketemu satupun anak palembang disini! Dan keren kan kalo kita nyanyi CUP MAILANG di balerung! Hahha! Sekitar jam sepuluh, ada sms di hape saya. Seorang wanita! MAU JADI ROOM MATE SAYA!! AWWWWW!! Senangnya! Jam sebelas cabutlah saya dari latian padus, ke pangestu nemuin si calon rumet ini. Ktemu! Cantik! Asiiik. Anak batam ternyata! ASIK ASSIIIIK! Maminya baek. Asik asik asiiik! HUAH YANG PENTING SAYA DAPET ROOM MATE!! Malam2 yang seram akan segera berakhir!! Perkenalkan, rumet saya, namanya Adis, anak D-3 pajak, tampaknya menyenangkan, dan cantik! Eh kamar saya dipuji loh!! Hahahah! Katanya bagus banget dibandingin yang laen (maksudnya yang laen, adalah kamar2 yang belom dibersihin. Iya lah). Kelar ngurusin rumet, balik lagi ke balerung. Latian padus lanjuttt. Ga seseru sesi 1. Tapi lumayan. Belajar lagu Rayuan Pulau Kelapa. SULIT!! Gila tuh nadanya tinggi bangetttt! Emang hebat banget anak2 ui! Masih NYAMPE!! Ga fals! Mantep! Ga kerasa, berakhirlah sesi 2. waktunya pengumuman dari panitia OKK. Yang pertama ngomong mas2-terlalu-bersemangat-tapi-hiiiii. Yang kedua ngomong ketua panitianya, namanya bang ahyar. Ini anak emang ajaib! Setulus hati saya, dia emang AJAIB!! Dia ngebacain ikrar bangkit indonesia dengan gaya teaterikal, tanpa perduli tanggepan kami. Fyi, abang ini anak psiko. Dan cara ngomongnya lucu, suaranya messo sopran meskipun dia lelaki. Pilihan katanya juga menggebrak (jangan tanya contohnya, saya udah ga inget). Selanjutnya bang wahyu dan satu abang lagi yang ngomong. Trus akhirnya kita balik deh. Malemnya saya ikutan bapak kosan saya jalan2 ke pasar itc. Nyong apa2an tuh pasar. Dalem bayangan saya, saya pikir “pasar tradisional” tuh bakalan kayak cinde lah minimal, yang banyak buah segar dan sayur bertebaran. Ternyata kagak. Parah tuh pasar. Ga ada buah seger atopun sayur. Bnykan brg2 ga penting, baju, asesoris. Arrhg. Dan kata si bapak, ternyata emang pasar di jakarta jauh dari buah segar dan sayuran ato daging2an. WAT DE HELLL!!!
11. 08. 2008
IL dan CML. Pagi2 naek bikun. Ktemu anak2 pangestu. Saya recap dah. Dea, eda, sarah, lupa. Hell. Sial. Sulit sekali mengingat orang! Brenti di fkm. Materi IL lah kami. IL adalah information literacy. Yang nyajiin ibu lulu, asistennya pak bahrain. Ah si bapak ini payah. Ga banyak membantu lah. Nah disini kita dikasih tau tentang perpus ui dan segala hal mengenai pengumpulan informasi. Yah pokoknya inti dari pengumpulan informasi itu adalah knowing what, where, how. Klasik lah. Disini saya ktemu (recap lagi ahh biar ga lupa) vina, elvina, juhe, agus, riri, ira, derry, cita, melika, dah lupa deh sisanya. Pas makan ketemu heri, teguh, arif. Trus ke fasilkom. Fasilkom itu ternyata di belakang hukum. Materi CML lah. CML itu computer mediated learning. Lumayan lah ternyata fasilitas yang bisa didapet di ui. Tapi ini nyadarin saya kalo internet itu PERLU BANGET. Ahh sial. Mau bagaimana saya masang internet!!! GRHRHRH!
12. 08. 2008
Materi hari ini adalah LS, yaitu LEARNING SKILL. jadi disini kita diajarin buat belajar cara belajar dan beradaptasi di kampus tercinta ini. fasilitatornya adalah duet kakak fisip INE dan INGE. menyenangkan deh nih kelas. jadi dari pagi itu kita nggak cuma nerima materi aja. ada juga games2 yang secara implisit ngasah otak gitu. yah kita dilatih berpikir kritis lah. ada dijelasin juga soal ngenalin cara belajar kita dan kiat2 buat belajar di kampus. intinya kita di kampus nih ga bakalan dicekokin informasi banyak2 lah oleh dosen, kita mesti aktif nyari sendiri, dan tuh info ga bisa kita telen mentah2. hmmmm. balik ke rumah, brenang deh! hahahah. AYO ADIK ADIK KELAAAS, KALO MAU KOSAN DI PANGESTU SAJA!!
nah cukup sekian dulu. ohyeah. UTI NONTON PANIC AT THE DISCO DAN THE USED!! sialan kau tay!!
06. 08. 2008
Goodbye2 palembang tercinta. Dianter ke pool lorena oleh papa sama kliennya para nelayan sungsang. Karena papa mau sidang, jadi ga dadah2an lama2. Saya didrop lalu ditinggal. Sial. Haha. Ga lama mem tiba. Naeklah kami ke bus. Jam setengah tigaan busnya berangkat. Mem duduk sama ibunya. Saya duduk sendirian di depan mereka. Di sebelah saya seorang laki2. Basa basi lah.
Quina: Mau ke mana?
Dy: Depok.
Quina: Oh sama!
Dy: Kuliah di depok ya?
Quina: Iya.
Dy: Di mana?
Quina: UI.
Dy: Oh sama! Fakultas apa?
Quina: Hukum. Kakak?
Dy: *ekspresi sebel* SAMA.
WAW. Sungguh kebetulan yang menyenangkan. Betapa beruntungnya saya. Nah ternyata kebetulan2 laennya masih panjang. Pacarnya dia ini satu kosan sama saya. Dan banyak yang bilang mirip dengan MEM!! Hahahaha! Siang2 saya ngabisin waktu ngeliatin pemandangan sama ngoceh2 dikit sama kenalan baru ini dan sama mem. Oya ibunya mem bawa bekal duku dan babi panggang. Ohmaigod itu babi enak banget! INOVATIF tuh mama mama! Nah trus malemnya saya sama mem nyanyi2. Dan kita secara ga sengaja nyanyiin lagu2nya sherina. Sampe deh ke “Lihatlah lebih dekat”. Nih..
Hatiku sedih. Hatiku gundah.
Ohhh sialll lagu itu sungguh menggambarkan KAMI!! See, friends?? Itu KITA!! Nangis deh si mem. Saya maw nangis juga. Tapi tengsin. Yaudahlah. Hahah. Mmh ada lagi. Sopir bus kami ugal2an. Tapi cepet. Bagus dah. Selanjutnya tidurrr.
07. 08. 2008
Sampe di Lebak Bulus sekitar jam 8. Naek taksi ke Pangestu, bareng mem dan ibunya. Bawaan mem buanyaaaak banget! Bawaan saya Cuma dua tentengan. Sampe Pangestu, kamar pun saya buka. Taraaaaa!! PARAH!!! Ini kamar kayak abis ditinggal sepuluh taun. Banyak sarang laba2. Debu tebel banget. Ada cicak segede tokek sama taik2nya. Di kasur ada bangke kecoa sama ee’ cecak. Ventilasi berdebu banget. Wece ga layak pake. Bak kotor. Telor rayap merajalela. Terus, BAU!! Bau barang lama gitu. Grrh. Sampe idung saya langsung gatel2 begitu masuk tuh kamar. Nah ada lagi yang parah. Lampunya LIMA WATT! Arrrrgh sungguh remang2 tuh kamar sialan. Dan mulailah saya bekerja. Ngepel. Ngelap. Ngegeser-geser. Nyapu. Mretelin gorden buat dicuci. MWAAAGGH kelar kerja keras hasilnya hampir ga keliatan! Cuma keliatan lebih layak doang. Yasudah. Tunggu diisi barang2 lah. Jam sebelasan pergilah kami ke rumah Mas Kun, sodaranya mem. Maen2 sama baby barunya mas Kun. Jam tigaan cabut ke Margo City. Belanja lah. Sedih banget tuh saya belanja. Mem kan belanja bareng ibunya tuh. Saya sendirian! Hahaha! Dari pagi saya juga beres2 kamar sendirian! Padahal biasanya kalo belanja sama ibu bapa. Jadi pas belanja sambil agak sedih2 gitu deh. Mana saya mikirin duid orangtua, jadi belanjanya pelit2. Hahaha! Kelar belanja, balik ke kosan. Uti nginep. Nah lumayan keadaan kosan abis dikasih barang2 peradaban. Jadi beradab, meskipun masih dihina mem: “Ini quin hasil gawe kau dari pagi?!” WAT DE HELL.
08. 08. 2008
It’s mem’s momma birthday!! Siang2, kita cabut ke samsung center, ngebenerin hape mem. Kayaknya saya agak bermasalah dalem perspektif soal jarak. Kasian maminya si mem jalan kaki dari pangestu sampe detos lewat lagi. Lima puluh satu taon nyeng. Gara2 saya ngasih info yang ga sesuai bahwa detos itu deket. (emang deket kok buat saya weeek!). Kelar dari samsung center kita detos, ngelengkapin belanjaan sekalian nyari baju ospek. Ga lama uti nyusul. Lumayan. Balik balik udah agak malem. Makan bubur deh. Eh ketemu si abang yang duduk bareng saya di bus. Terus balik ke kosan. Saya sendirian. Ga bisa tidur. Takut. Nelpon budi kecil dah. Jam tiga akhirnya tertidur dengan rosario di tangan. Ckckck.
09. 08. 2008
Latian padus. Ini kegiatan pertama dari rangkean kegiatan maba. Masuk jam 8. Absen dulu. Anjing, anak hukum dikit banget yang dateng! Trus ada sambutan dari Pak Dibyo. Menyenangkan nih dosen. Nah mulailah kami bernyanyi. Ngebosenin. Ngantuk. Tapi saya agak terhenyak. Pertama, ANAK2 UI GAMPANG MENGATUR DIRI!! Mereka mau diatur, dan ga banyak tingkah. Ga kayak anak bangau yang pasti ada aja celetukan sama tingkahnya. Anak2 ui cenderung nurut, yah tertib lah. Kedua, ANAK2 UI PINTER NYANYI!! Gimana ngga, kami ini diperkirakan berjumlah tiga ribuan lah, hampir 4ribu barangkali. Waktu bersih kami latian kayaknya paling tiga jam lebih. Dan pada hari pertama, kami udah menghasilkan LIMA LAGU yang SEBELUMNYA GA KAMI KENAL, MANG!! Pertama belajar lagu Genderang UI. Trus Gaudeamus Igitur, Satu Nusa Satu Bangsa, Hymne UI, dan terakhir Keroncong Kemayoran. Semuanya dalam EMPAT SUARA. Yang bikin saya terhenyak adalah anak2 tenor yang berada tepat di depan saya, serta anak2 sopran di mana saya berada. Mereka dengan fasih dan lantang ngebaca not, ngikutin ketukan, nyanyi dengan kompak dan BAGUS!! Sumpah suara sopran yang saya dengar adalah falset, bukan tereak2 sembarangan kayak anak bango! Dan anak2 tenor BISA bernyanyi BAGIANNYA dengan lantang!! Meskipun alto dan bass ga begitu kedengeran, tapi mereka bisa ngikutin!! WE made a harmony!! Senangnya! Tapi ada yang bikin saya agak keki. Anak ui doyan show off! Ga tau nih pede apa mo show off yah, tapi itung2 menghibur juga sih! Kan pak dibyo manggil tuh, “Ada yang artis ga? Hayo yang artis maju!” Dan kita tereak2lah bilang MAISSY!!! (nih anak masih fak. Kedokteran, HEBATNYAAA!). Karena yang dipanggil ga maju2 (mungkin emang ga dateng), pak Dibyo mengganti perintahnya. “Ato yang ngerasa suaranya bagus lah!”. Hahaha. Menggebrak tuh dosen. Dan beibeh, seorang wanita berambut panjang seperti Maissy maju. Kita kirain maissy. Eh ternyata namanya cherry. Wah pede abis nih mbak. Nyanyi dah dia. Lumayan. Trus bermunculan lah anak2 laennya pada mo show off juga. Hahha. Ada satu anak komunikasi yang nyanyi L.O.V.E, menyenangkan lah itu! Trus ada mas2 nyanyi i believe i can fly. Mantep. Bagus! Nah latian padus hari ini ditutup dengan lagu keroncong kemayoran. Sebelom kami nyanyi, choir kecil dari UI ngasih contoh. Nyanyilah mereka dengan Pak Dibyo sebage solis. MAMBAAAANGGG!! KEREN KEREN KEREEEEEEEN!!! Trus kami nyanyi deh. Bagus! Menyenangkan banget tuh lagu. Akhirnya kami pulang dengan hati senang! Tapi perjuangan belom berakhir. Saya mo ke gereja. Papi priyo ternyata lagi mampir di Jakarta. Ke gereja sama2 lah, sekalian si papi ngeliat kosan saya bersama om kelios, tante ganil, dan setan kecil stella. Balik gereja, dijemput kliennya papa: om johan dan tante magda. Kita mau cari makan. Macet parah. Tapi akhirnya dapet juga di suatu tempat. Eh disana ada pesulap. Eh pesulapnya anak UI juga! Nyong. Pulanglah ke kosan. Cape. Mau tidur. Eh digangguin rizki. Telponan lah sampe mampus. Jam dua baru tidur. Apo dak rengko badan...
10. 08. 2008
Latian padus hari ke-2. Seru! Jadi pas baru masuk tuh tiba2 pak Dibyo manggil maba buat nyanyi genderang UI. Yang dipanggil tak terkira lagi. Siapapun bisa kena! Mas2 yang dduk di pojokan, mbak2 yang duduk di tangga, mas2 yang kemaren gagal show off.. hhuah! Nyanyi lah mereka. Hahaha. Ada yang keteteran, ada yang jago. Terus secara ngga terduga lagi, pak Dibyo manggilin anak2 dari daerah. Pertama2 papua, terus ambon, terus maluku. Dan beralih ke sumatera. Terus ke bali. Nusa tenggara. Jogja dan solo. Ahhh sayang palembang ga dipanggil. Padahal saya ngarep banget anak2 palembang dipanggil, biar bisa ketemu anak2 palembang, secara saya belom ketemu satupun anak palembang disini! Dan keren kan kalo kita nyanyi CUP MAILANG di balerung! Hahha! Sekitar jam sepuluh, ada sms di hape saya. Seorang wanita! MAU JADI ROOM MATE SAYA!! AWWWWW!! Senangnya! Jam sebelas cabutlah saya dari latian padus, ke pangestu nemuin si calon rumet ini. Ktemu! Cantik! Asiiik. Anak batam ternyata! ASIK ASSIIIIK! Maminya baek. Asik asik asiiik! HUAH YANG PENTING SAYA DAPET ROOM MATE!! Malam2 yang seram akan segera berakhir!! Perkenalkan, rumet saya, namanya Adis, anak D-3 pajak, tampaknya menyenangkan, dan cantik! Eh kamar saya dipuji loh!! Hahahah! Katanya bagus banget dibandingin yang laen (maksudnya yang laen, adalah kamar2 yang belom dibersihin. Iya lah). Kelar ngurusin rumet, balik lagi ke balerung. Latian padus lanjuttt. Ga seseru sesi 1. Tapi lumayan. Belajar lagu Rayuan Pulau Kelapa. SULIT!! Gila tuh nadanya tinggi bangetttt! Emang hebat banget anak2 ui! Masih NYAMPE!! Ga fals! Mantep! Ga kerasa, berakhirlah sesi 2. waktunya pengumuman dari panitia OKK. Yang pertama ngomong mas2-terlalu-bersemangat-tapi-hiiiii. Yang kedua ngomong ketua panitianya, namanya bang ahyar. Ini anak emang ajaib! Setulus hati saya, dia emang AJAIB!! Dia ngebacain ikrar bangkit indonesia dengan gaya teaterikal, tanpa perduli tanggepan kami. Fyi, abang ini anak psiko. Dan cara ngomongnya lucu, suaranya messo sopran meskipun dia lelaki. Pilihan katanya juga menggebrak (jangan tanya contohnya, saya udah ga inget). Selanjutnya bang wahyu dan satu abang lagi yang ngomong. Trus akhirnya kita balik deh. Malemnya saya ikutan bapak kosan saya jalan2 ke pasar itc. Nyong apa2an tuh pasar. Dalem bayangan saya, saya pikir “pasar tradisional” tuh bakalan kayak cinde lah minimal, yang banyak buah segar dan sayur bertebaran. Ternyata kagak. Parah tuh pasar. Ga ada buah seger atopun sayur. Bnykan brg2 ga penting, baju, asesoris. Arrhg. Dan kata si bapak, ternyata emang pasar di jakarta jauh dari buah segar dan sayuran ato daging2an. WAT DE HELLL!!!
11. 08. 2008
IL dan CML. Pagi2 naek bikun. Ktemu anak2 pangestu. Saya recap dah. Dea, eda, sarah, lupa. Hell. Sial. Sulit sekali mengingat orang! Brenti di fkm. Materi IL lah kami. IL adalah information literacy. Yang nyajiin ibu lulu, asistennya pak bahrain. Ah si bapak ini payah. Ga banyak membantu lah. Nah disini kita dikasih tau tentang perpus ui dan segala hal mengenai pengumpulan informasi. Yah pokoknya inti dari pengumpulan informasi itu adalah knowing what, where, how. Klasik lah. Disini saya ktemu (recap lagi ahh biar ga lupa) vina, elvina, juhe, agus, riri, ira, derry, cita, melika, dah lupa deh sisanya. Pas makan ketemu heri, teguh, arif. Trus ke fasilkom. Fasilkom itu ternyata di belakang hukum. Materi CML lah. CML itu computer mediated learning. Lumayan lah ternyata fasilitas yang bisa didapet di ui. Tapi ini nyadarin saya kalo internet itu PERLU BANGET. Ahh sial. Mau bagaimana saya masang internet!!! GRHRHRH!
12. 08. 2008
Materi hari ini adalah LS, yaitu LEARNING SKILL. jadi disini kita diajarin buat belajar cara belajar dan beradaptasi di kampus tercinta ini. fasilitatornya adalah duet kakak fisip INE dan INGE. menyenangkan deh nih kelas. jadi dari pagi itu kita nggak cuma nerima materi aja. ada juga games2 yang secara implisit ngasah otak gitu. yah kita dilatih berpikir kritis lah. ada dijelasin juga soal ngenalin cara belajar kita dan kiat2 buat belajar di kampus. intinya kita di kampus nih ga bakalan dicekokin informasi banyak2 lah oleh dosen, kita mesti aktif nyari sendiri, dan tuh info ga bisa kita telen mentah2. hmmmm. balik ke rumah, brenang deh! hahahah. AYO ADIK ADIK KELAAAS, KALO MAU KOSAN DI PANGESTU SAJA!!
nah cukup sekian dulu. ohyeah. UTI NONTON PANIC AT THE DISCO DAN THE USED!! sialan kau tay!!
Thursday, July 10, 2008
petualangan tiga anak palembang
yeuh! rabu, 9 juli, kami menjelajahi beberapa titik dari kota jakarta. hmm, sebenarnya cuma pasar senen, kuitang, dan nyari2 and1 store, tapi yaaaw udah bertualang banget tuh!
pagi2, uti, mem, dan saya dengan smangat membara naek kereta ekonomi yang menyesakkan dada. tujuan kita: PASAR SNEN. monday market. ah. kereta ekonomi itu menyesakkan banget, teman2! tapi murah!! depok-menteng kami tempuh hanya dengan seribu lima ratus rupiah. tapi yah dsek2annya itu!
sampe menteng, kita nyari2 yang namanya pasar senen itu dimana. naek metromini dulu. ehhh ketemu orang palembang!! sebenernya baturaja sih. tapi itungannya palembang lah, sekampung. ngobrol2 lah. dia turun. nggak lama kita turun. ups senen udah kelewatan. jalan kaki lah. sampe senen. nyari2 dulu dimana baju2 murahnya. ternyata di lantae dua, sodara sodari. mulai berburu deh. si mem kayaknya bete, jadi dia ngegangguin saya doang pas awal2. belanja pembuka, dapet hoodie 15 ribu. cupu sih tapi lumayan. trus milih2 lagi, dan dapet baju 4 biji 30 ribu. trus 2 kemeja 15 ribu. 4 tanktop 25ribu. waaaw asik nih! si uti dapet rok yang 3 sepuluh ribu. dan dress2 jadul yg cute dan pas sekali di dia 5 biji, lupa deh berapa harganya. inget sodara sodari, kalo ke senen, segala barang ditawar GOCENG dulu deh!
puas maen di senen, kita ke kuitang. pasar buku yang di aadc itu loh! dan ternyata kuitang nggak sedahsyat namanya, man! saya pengen nyari buku2 klasik gitu sbenernya, yah buat latia baca lah sebagai persiapan anak fh (secara saya bego banget), dan ternyata kuitang nggak bisa memenuhi buku2 yang saya pengen. tapiii kalo buat buku2 kuliah, lumayan deh di kuitang. tapi lagi nih, menurut mbak uti, tuh buku2 bisa didapetin di barel dengan harga yang kurang lebih sama.
nah ngomong soal buku nih, saya baru aja kelar baca KAMA SUTRA. hahahah! nggak baca2 amat sih, sekali lewat2 aja. dan ternyata tuh buku emang nggak terduga! nonono, bukan soal posisi2 yang legendaris itu, wat d hell lah itu! tapi isinya yang di luar sangkaan saya. mulai dari soal istri/suami yang baek, lengkap dengan syarat2nya ada dibahas. sumpah kasian banget orang dengan fisik buruk. banyak banget sign2 yg harus dihindari dalam mencari bini ato suami. termasuk tanda2 fisik bawaan. nah terus juga ada tahap2 bercinta. mulai dari pemanasannya, sampe buka2annya. yeah jujur ada beberapa jurus yang bikin saya ngeri. tapi barangkali itulah yaaa seni bercinta. kalo lempeng kagak berasa. dan jujur yaa teman2, capek bacanya! butuh imajinasi dan visualisasi yang bagus! banyakan juga ga tebayang ujung2nya. nah ada satu yang bikin saya kaget kaget kaget banget! namanya mouth congress. yeup, that's oral sex. dan BUKAN HANYA buat heterosex, tapi juga buat sesama jenis! ohmaigoooood ini kitab suci buat bercinta bner yak!! secara ini karya klasik, agak takjub aja saya nemuin hal2 ajaib macam oral sex for homo ini didalemnya. soal pengenin bini orang juga ada. dan bikin orang tertarik ke kita. hahaha. recomended nih. silakan2!
ohyeah, tau perjuangan saya dari palembang buat minta keringanan bop? yang saya dari awaaaal banget nyiapin sendiri segala dokumen? yang dari awal segala bentuk legalisiran saya kerjain sendiri dengan berjalan kaki ke sekolah bolak balik? yang demi ngajuin berkas2 tuh saya ngerelain waktu saya di palembang, bahkan ninggalin ngambil ijazah? teman2, semuanya kerasa SIA-SIA!! bop saya cuma turun gopek, yang artinya tiap semester saya masih harus mmbayar 4,5 juta!! MENYEBALKAN!! dan saya nangis waktu itu. didepan orang2. hahaha malu! saya nyesel banget nangis. kalo waktu itu saya bisa nguasain emosi, jujur aja saya punya alesan yang bagus, bahkan detail penghitungannya udah saya kuasai. bego banget!!! yah tapi udahlah plajaran aja buat ga cengeng. gapapalah sekalian mensubsidi temen2 yang emang bner2 ga mampu bgt. denger2 taun depan masih bisa ngajuin. moga2 deh.
ohyeah, kemaren pas ke pim kan saya ketemu irwansyah dan chef bara, jadi hari nih mau ke pim lagi deeh. dadaaaaaah!
pagi2, uti, mem, dan saya dengan smangat membara naek kereta ekonomi yang menyesakkan dada. tujuan kita: PASAR SNEN. monday market. ah. kereta ekonomi itu menyesakkan banget, teman2! tapi murah!! depok-menteng kami tempuh hanya dengan seribu lima ratus rupiah. tapi yah dsek2annya itu!
sampe menteng, kita nyari2 yang namanya pasar senen itu dimana. naek metromini dulu. ehhh ketemu orang palembang!! sebenernya baturaja sih. tapi itungannya palembang lah, sekampung. ngobrol2 lah. dia turun. nggak lama kita turun. ups senen udah kelewatan. jalan kaki lah. sampe senen. nyari2 dulu dimana baju2 murahnya. ternyata di lantae dua, sodara sodari. mulai berburu deh. si mem kayaknya bete, jadi dia ngegangguin saya doang pas awal2. belanja pembuka, dapet hoodie 15 ribu. cupu sih tapi lumayan. trus milih2 lagi, dan dapet baju 4 biji 30 ribu. trus 2 kemeja 15 ribu. 4 tanktop 25ribu. waaaw asik nih! si uti dapet rok yang 3 sepuluh ribu. dan dress2 jadul yg cute dan pas sekali di dia 5 biji, lupa deh berapa harganya. inget sodara sodari, kalo ke senen, segala barang ditawar GOCENG dulu deh!
puas maen di senen, kita ke kuitang. pasar buku yang di aadc itu loh! dan ternyata kuitang nggak sedahsyat namanya, man! saya pengen nyari buku2 klasik gitu sbenernya, yah buat latia baca lah sebagai persiapan anak fh (secara saya bego banget), dan ternyata kuitang nggak bisa memenuhi buku2 yang saya pengen. tapiii kalo buat buku2 kuliah, lumayan deh di kuitang. tapi lagi nih, menurut mbak uti, tuh buku2 bisa didapetin di barel dengan harga yang kurang lebih sama.
nah ngomong soal buku nih, saya baru aja kelar baca KAMA SUTRA. hahahah! nggak baca2 amat sih, sekali lewat2 aja. dan ternyata tuh buku emang nggak terduga! nonono, bukan soal posisi2 yang legendaris itu, wat d hell lah itu! tapi isinya yang di luar sangkaan saya. mulai dari soal istri/suami yang baek, lengkap dengan syarat2nya ada dibahas. sumpah kasian banget orang dengan fisik buruk. banyak banget sign2 yg harus dihindari dalam mencari bini ato suami. termasuk tanda2 fisik bawaan. nah terus juga ada tahap2 bercinta. mulai dari pemanasannya, sampe buka2annya. yeah jujur ada beberapa jurus yang bikin saya ngeri. tapi barangkali itulah yaaa seni bercinta. kalo lempeng kagak berasa. dan jujur yaa teman2, capek bacanya! butuh imajinasi dan visualisasi yang bagus! banyakan juga ga tebayang ujung2nya. nah ada satu yang bikin saya kaget kaget kaget banget! namanya mouth congress. yeup, that's oral sex. dan BUKAN HANYA buat heterosex, tapi juga buat sesama jenis! ohmaigoooood ini kitab suci buat bercinta bner yak!! secara ini karya klasik, agak takjub aja saya nemuin hal2 ajaib macam oral sex for homo ini didalemnya. soal pengenin bini orang juga ada. dan bikin orang tertarik ke kita. hahaha. recomended nih. silakan2!
ohyeah, tau perjuangan saya dari palembang buat minta keringanan bop? yang saya dari awaaaal banget nyiapin sendiri segala dokumen? yang dari awal segala bentuk legalisiran saya kerjain sendiri dengan berjalan kaki ke sekolah bolak balik? yang demi ngajuin berkas2 tuh saya ngerelain waktu saya di palembang, bahkan ninggalin ngambil ijazah? teman2, semuanya kerasa SIA-SIA!! bop saya cuma turun gopek, yang artinya tiap semester saya masih harus mmbayar 4,5 juta!! MENYEBALKAN!! dan saya nangis waktu itu. didepan orang2. hahaha malu! saya nyesel banget nangis. kalo waktu itu saya bisa nguasain emosi, jujur aja saya punya alesan yang bagus, bahkan detail penghitungannya udah saya kuasai. bego banget!!! yah tapi udahlah plajaran aja buat ga cengeng. gapapalah sekalian mensubsidi temen2 yang emang bner2 ga mampu bgt. denger2 taun depan masih bisa ngajuin. moga2 deh.
ohyeah, kemaren pas ke pim kan saya ketemu irwansyah dan chef bara, jadi hari nih mau ke pim lagi deeh. dadaaaaaah!
Subscribe to:
Posts (Atom)