Monday, April 9, 2012

woman, hmmm...

Kayanya kalo gue mengadakan research "Siapa yang mau jadi suami gue, kalo mimpi gue adalah kerja di UN dan comdev di Afrika, nomaden sampe tua, sekolah tiap kali ada kesempatan?"

Hipotesis gue, 1 dari 100 cowok doank yang akan menjawab "GUE"

Tapi kalau gue adalah seorang cowok, dan yang gue cari adalah "istri" dengan kondisi yang sama, gue yakin yang mau jadi istri gue banyak.

It's still difficult even these days for a woman to dream a lot, especially when those dreams contesting their role.

Wednesday, April 4, 2012

to feel is to believe

Lo pasti sering banget denger cerita-cerita inspirasional. Entah dari chicken soup, novel, cerpen, biografi, apa deh sebut. Tapi gue yakin ngebaca, atau ngedengar doank ga akan menggerakkan lo sehebat ketika lo terlibat secara langsung dalam pengalaman itu. Well, gue udah berkali-kali ditampar dengan pengalaman semacam itu. Di Pengmas, di KKN, bahkan di magang OLC. Sekarang, waktu gue magang di Freeport, lagi-lagi gue disuguhi "orang yang inspirasional". Yah kalo gue ceritain mungkin banget sih kedengerannya basi, tapi anyway, gue tetep mau cerita.

Namanya Ana Maria. Satpam. Cewek. Angkatan 2007, satu tahun di atas gue. Dia udah jadi Satpam di Freeport selama empat tahun, semenjak dia lulus SMA. Anaknya outgoing banget, ramah. Tiga hari pertama gue di Freeport justru paling banyak ngobrol sama dia, tapi gue sama sekali ga menyangka bahwa dia satu tahun di atas gue. Well, gue ga kepikiran aja buat mikirin itu.

Pertama kali dia masuk ke dalam 'monkeysphere' gue adalah waktu dia bilang dia mulai kuliah dua tahun lalu. Gue kaya' mikir "What? Lo kuliah malem? GILA!" Yah, gue tau, banyak banget kisah semacam ini. Tapi kalo lo mendengar dalam skala besar, ga romantik lagi, jadinya statistik. So, cerita satu orang yang dihadapkan di depan lo justru bisa bikin lo lebih mikir dibandingin seratus orang yang udah sering banget diceritain bokap gue waktu gue bocah.

Ini yang bikin gue nyadar dan salut sama doi. Yang namanya kerja itu, apalagi kalo lo tinggal jauh, lo harus bangun subuh, mandi, naik transportasi yang ga manusiawi, ngantor, pulang lagi dengan transportasi yang jauh lebih ga manusiawi, belom lagi musim hujan dan becek. Gue yang baru 3 hari udah mau modar. Si Ana Maria ini kebel sama rutinitas begitu, dari SMA. Rumahnya di Ciledug, jauh banget, kebanjiran lagi kemaren, jadi dia udah biasa nginep-nginep rumah tantenya dan segala macem. Transportasi yang dia naikin ga kalah inhuman dari yang gue naikin. Macet yang dia rasain sama torturingnya. Tapi dia, setelah seharian capek nge-Satpam, makan siang pun di jam yang ga normal karena harus nge-Satpam, balik-balik langsung kuliah sampe malem. Mesti dihadapkan sama tugas-tugas dan ujian, sama kaya gue di jaman semester muda dulu. Bedanya, gue bisa bebas punya excitement yang super banyak. Ambisi yang banyak. Jam gabut yang banyak. Previlege untuk bangun siang yang banyak. Seneng-seneng yang BUANYAK! I'm having the best four years in my life. But she has to split it. She'll never have the same previlige I'm having right now. Yah tapi kalo lo kenal sama orangnya, kaya ga ada beban deh. Ceria! Dan ini banyak gue temui di orang-orang yang hidupnya secara ekonomi sederhana. Mereka bersyukur atas apa yang mereka punya. Mau jadi tukang becak kek, gabut kek, tukang sampah kek. Enak gitu hidupnya, sementara gue, dengan semua previlege itu, masih demands for ini itu, dumping sana sini, selalu mau yang lebih dan lebih. I guess she's happier than me. Ngaku aja, lo juga kan?

Yah, sebenernya ini postingan ga ada point-nya sih. Gue cuma mau cerita tentang Maria Ana aja. Mau ngajak lo bersyukur sama kehidupan lo, sama kuliah lo. Lo ga perlu jadi Satpam untuk bisa kuliah. Ga perlu kuliah malem dan bangun super pagi. Ga perlu mikirin duit.

Tapi kenapa golongan yang paling perfect hidupnya ini justru orang-orang yang paling stress?



Ga penting ah x)

Tuesday, April 3, 2012

Family

You were an alien randomly dropped to this world.


Realizing that someone have been raising you since you're infant, taking care of you and giving what you deserve, creating the present you carefully, trying so hard to be the best just for you.

And finally let you fly...

Blood is so thick. Those are what love demands.

Tuesday, March 27, 2012

a hug for a broken hearted flower :)

don't treat yourself like that, sweetheart. there are too many -i swear: too many- things that you'll realize you could love while you don't pour all of it into merely one person. there's so much excitement and passion you could find in acts you consider obligatory or even torturing, while you choose to focus on them. and there are too many people deserve your warm love more than that one.

once you're there, possibly you won't be able to stop yourself. or you'll feel a different experience while you fall in love... next time.

Monday, February 6, 2012

we're having a baby!

yeah! that's my fiance! MY BAND! my three years commitment, longest i ever have. my boys who catch me when i'm fall. my shelter. my first love. my struggle. my laughter. my tears. my egoistic lyrics. my blind melodies. my neglected halftime part time job. my full-heart performance. my no-expectation which surprises me with lots of gifts. MINE! we've been pregnant for three years, now we get bored of staying pregnant. hopefully the baby soon to be born!

'Paroeh Waktoe' is about to present 'Imaginarium of Midnight Sound'

i'm excited. i'm afraid. i'm hoping, expecting! this baby will probably sound like this:

1. theme song 'Paroeh Waktoe'
2. lost in forest (tentative)
3. all i gotta do
4. innocent as it seems? (thus, spoke valdano)
5. deborah
6. terima kasih
7. speak lies to the moon
8. at the rainbow's end
9. bonus track: cuci jemur setrika bilas

PRAY FOR US!